Saturday, 29 March 2025

Antisipasi Lonjakan Kendaraan, Polresta Yogyakarta Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Malioboro Saat Libur Lebaran 2025

 


Satuan Lalu Lintas Polresta Yogyakarta menyiapkan tiga skema rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan di kawasan Malioboro dan sekitarnya selama libur Lebaran 2025. Langkah ini diambil untuk mencegah kemacetan parah yang sering terjadi di kawasan wisata populer tersebut.

 

Kepala Satlantas Polresta Yogyakarta, AKP Alvian Hidayat, menjelaskan bahwa rekayasa lalu lintas akan dilakukan secara bertahap, disesuaikan dengan tingkat kepadatan kendaraan. "Kami sudah membuat tahapan eskalasi. Saat kondisi normal atau lalu lintas di bawah 500 kendaraan per jam, arus tetap seperti biasa," ujarnya pada Senin (28/3/2025).

 

Namun, jika volume kendaraan meningkat antara 500 hingga 1.000 unit per jam, petugas akan memasang tanda kuning sebagai peringatan bahwa rekayasa lalu lintas akan segera diberlakukan. Salah satu langkah awal adalah pengalihan arus kendaraan di Simpang Kleringan menuju Stadion Kridosono. "Harapannya, kendaraan bisa berputar lebih dulu dan tidak langsung mengarah ke simpang tiga Mataram," tambah Alvian. Langkah ini bertujuan untuk mengurangi kepadatan di titik-titik rawan seperti simpang tiga Jalan Mataram dan Pasar Kembang.

 

Jika jumlah kendaraan melebihi 1.000 unit per jam, rekayasa lalu lintas akan diberlakukan penuh. Kendaraan dari Jalan Mataram akan langsung diarahkan menuju Malioboro, sementara kendaraan dari Kleringan hanya bisa mengakses Pasar Kembang dan tidak bisa langsung masuk Malioboro. "Jadi, nanti yang dari Kleringan mau ke Malioboro itu berputar dulu," jelasnya.

 

Untuk mendukung kelancaran rekayasa lalu lintas, Polresta Yogyakarta telah menyiapkan tim urai yang akan disiagakan di kawasan Malioboro. Selain itu, polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak parkir sembarangan, terutama di sepanjang Jalan Pasar Kembang yang memiliki tanda larangan parkir. "Jangan menggunakan media jalan yang sudah ada tanda larangan parkir untuk kegiatan parkir," tegas Alvian.

 

Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta juga turut mendukung upaya ini dengan menyiapkan dua kantong parkir tambahan di GOR Amongrogo dan Stadion Mandala Krida. Kepala Dishub Kota Yogyakarta, Agus Arif Nugroho, mengatakan bahwa GOR Amongrogo akan menjadi prioritas utama. "Bagi masyarakat yang ingin menikmati Malioboro pada periode 2 sampai 7 April 2025, silakan parkir di Amongrogo terlebih dahulu. Jika sudah penuh, baru diarahkan ke Mandala Krida," kata Agus.

 

Dengan adanya rekayasa lalu lintas dan penyediaan kantong parkir tambahan, diharapkan kawasan Malioboro tetap nyaman dikunjungi selama libur Lebaran 2025. (Humas polresta Yogyakarta)

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *



Back to Top